-->

Sponsor Mascota

Jenis Ikan Hias Air Asin yang Cocok Dipelihara untuk Pemula

 ikan hias air asin - Pelihara ikan ternyata punya segudang manfaat loh, apa lagi untuk kesehatan mental. Ikan diyakini bisa membuat pikiran jadi rileks,mengurangi stres, sampai diyakini dapat menyembuhkan penyakit alzheimer.


Buat para penghobi ikan, biasanya yang mereka pelihara adalah ikan hias air tawar. Sebab, memelihara ikan jenis tidak begitu susah.


Terus bagaimana dengan ikan hias air asin? Memelihara ikan hias air asin memang tidak bisa dibilang mudah, tetapi tidak sampai susah banget.


Kita memang dalam memeliharanya harus lebih banyak memperhatikannya, dibanding ikan hias air tawar. Namun, enggak berarti kamu jadi tidak boleh memeliharanya.


Baca Juga: Harga Ikan Hias Air Laut dan Cara Perawatan untuk Pemula


Kalau kamu bisa memilih jenis ikan yang tepat, maka merawat ikan air laut ini juga akan terasa gampang. Apa aja sih jenisnya? yuk kita bahas ikan hias air asin yang gampang dipelihara untuk pemula.


Jenis Ikan Hias Air Asin yang Gampang Dipelihara Pemula

jenis ikan hias air asin


1. Blue tang

Kamu pasti pernah mendengar Dory di Finding Nemo kan, atau malah sudah pernah nonton animasinya? ya, Dory di animasi besutan disney itu merupakan jenis ikan Blue Tang.


Persis seperti namanya, ikan hias air asin ini punya badan berwarna biru dengan warna kuning dan hitam dibagian ekor.


Badannya yang membulat namun ramping, dan mirip seperti angka enam. Makanan kesukaannya waktu masih anak adalah plankton.


Sedangkan waktu sudah tumbuh dewasa, mereka berubah jadi omnivora dan suka memakan plankton serta algae.


2. Clown Fish

Jika kita barusan membahas Dory, tentu si pemeran utama jangan sampai ketinggalan, Nemo! Nemo tergolong kedalam varietas ikan badut atau clown fish.


Warna oranye cerah dan putih, dengan pattern bergaris hitam yang membuatnya mirip seperti badut, sehingga ia disebut sebagai ikan badut.


Ikan badut lebih senang berada di dasar laut. Untuk masalah perawatan, kamu cuma perlu menambahkan terumbu karang, dan menaruhnya di dasar akuarium.


3. Angelfish Air Laut

Kamu jangan bingung dulu, angelfish yang akan kita bahas ini berbeda dengan angelfish yang populer sebagai ikan hias air tawar yang penampakannya seperti layangan.


Angelfish ini merupakan ikan hias air laut yang mempunyai warna wajah lebih terang dibandingkan bagian badannya.


Terdapat motif biru, kuning dan hitam dibagian mukanya.


Yang membuatnya menarik, ikan angel di awal masa hidupnya secara seksual berjenis kelamin betina, kemudian bertransformasi menjadi jantan setelah mencapai ukuran tertentu.


Angelfish merupakan ikan yang sangat kuat dan bisa punya umur yang panjang kalau kamu pelihara dengan baik.


4. Mandarin Fish

Ikan mandarin atau ada juga yang menyebutnya sebagai “Naga Cina”, merupakan ikan berbadan kecil yang punya motif cerah dan warna warni, yang tergolong ke dalam familia dragonet.


Baca Juga: 20 Jenis Ikan Laut Cantik yang Mudah Dipelihara dalam Rumah


Panjangnya cuma sampai 6 centimeter saja. Terdapat motif garis warna hijau, oranye, dan kuning, dengan rona biru menutup keseluruhan badannya.


Ikan dengan motif seperti batik ini cuma keluar dari sarangnya, disaat pagi dan malam hari untuk berburu makan.


5. Firefish Ikan Hias Air Asin yang Populer dengan Panggilan Roket Merah

Firefish lebih populer dengan panggilan roket merah di Indonesia. Persis seperti panggilannya, ikan satu ini mempunyai bentuk memanjang yang semakin mengecil di bagian kepala, persis seperti sebuah bentuk roket.


Siripnya mempunyai rona yang mencolok. Karakteristiknya sangat aktif, lincah, dan tidak konfrontatif.


Karena karakternya tersebut, Firefish dapat digabungkan dengan ikan lainnya yang punya sifat yang sama ke dalam satu akuarium.


6. Lion fish Ikan Hias Air Asin yang Beracun

Ikan hias air laut selanjutnya yang kita bahas bernama Lion Fish. Penampakannya terlihat sangat atraktif karena berbeda dengan ikan kebanyakan.


Duri pada siripnya akan mekar waktu ia merasa terancam atau ada predator. Inilah yang membuat keelokannya semakin terlihat.


Baca Juga: Ikan Hias Air Laut Apakah bisa Hidup di Air Tawar?


Namun, kamu jangan sampai memegang ikan ini. Karena, terdapat racun berbahaya di bagian duri pada sirip ikan ini.


7. Yellow Tang

Jenis ikan hias air asin satu ini termasuk kedalam family ikan blue tang. Kalau dilihat dari fisiknya memang terlihat sangat mirip, cuma warnanya saja yang jadi pembeda.


Karakternya pun demikian, baik blue tang maupun yellow tang termasuk ikan semi agresif. Ikan dengan panggilan latin Zebrasoma Flavenscens ini condong gampang dipelihara di akuarium.


8. Blue Devil

Ikan yang punya nama blue devil ini karena kerangka kepalanya yang berukuran lumayan besar dengan mata dan mulut yang besar. Selain itu, ikan ini termasuk pandai berenang yang mampu bergerak cepat dan lincah dalam berburu makanannya. Warna birunya yang terang membuat blue devil bisa jadi pusat perhatian di dalam akuarium kamu nantinya.


9. Watchmen Gobies

Buat yang masih pemula, kamu juga dapat memilih ikan watchmen gobies. Sebab, ikan yang didominasi warna ini punya ketahanan fisik yang kuat, Jadi enggak gampang mati.


Gerakannya yang lumayan lincah juga membuat orang yang melihatnya akan senang.


10. Butterfly Fish

Ikan hias air asin ini mempunyai bentuk dan motif bergaris hampir mirip seperti sayap kupu-kupu. Makanya ia diberi nama Butterfly Fish. Ikan ini tentunya sangat mudah di pelihara, oleh karena itu sangat disarankan buat para pemula yang ingin memelihara ikan hias air asin.


11. Dottyback

Ikan hias air asin jenis dottyback merupakan ikan yang habitat aslinya berada di perairan laut daerah tropis dan sub tropis indo pasifik yang populer mempunyai terumbu karang sangat banyak. Karena habitatnya banyak sekali di laut Indonesia, jadi sangat disarankan memelihara ikan ini di aquarium rumah kamu.


12. Doctor Fish

Persis dengan panggilannya, ikan hias air asin yang ini berguna untuk membantu menyembuhkan ikan lain yang terserang jamur di akuarium. Dengan rona yang lumayan cantik, ikan hias air laut satu ini populer dengan sifatnya yang ramah dengan ikan lainnya sehingga sangat pas untuk dipelihara pemula.


13. Banggai Ikan Hias Air Asin yang Banyak di Indonesia

Persis seperti panggilannya, ikan hias air asin banggai berakar dari Banggai Indonesia. Ikan hias air laut banggai tergolong ikan hias yang lumayan populer, dan termasuk ikan hias air laut yang hampir punah di tempat tinggal aslinya.


Dikarenakan adanya penangkapan ikan secara liar dan besar-besaran. Sekarang ini ikan hias air laut banggai dikembangbiakkan di pembiakan ikan secara teratur. Baik ikan hias air laut banggai betina dan yang jantan akan saling menjaga telur secara bergantian.


14. Chalk Bass Ikan Hias Air Asin yang Unik

Ikan hias air laut dengan motif unik, yaitu ikan chalk bass. Buat kamu yang baru memulai hobi pelihara ikan air asin, jenis ikan ini dirasa sangat pas buat kamu. Selain punya fisik yang kuat dengan pergantian ekosistem, ia juga tidak gampang terkena penyakit. Bahkan, ia tetap bisa bertahan walaupun kondisi air sedang tidak optimal.


Biarpun begitu, enggak berarti kamu bisa asal pelihara ikan jenis ini, dengan tidak merawatnya. Sangat disarankan untuk tidak memelihara ikan chalk bass terlalu banyak dalam satu akuarium, seringkali mereka akan merebutkan daerah teritori yang dapat menyebabkan ikan lainnnya jadi merasa terganggu.


15. Damselfish

Banyak ikan air asin yang butuh ukuran akuarium besar seperti 100 galon atau lebih, yang sangat memberatkan buat penghobi pemula. Itulah yang membuat Damselfish bisa jadi opsi tepat untuk kamu, karena mereka hanya membutuhkan tangki minimal 30 galon.


Mereka juga punya fisik yang kuat dan termasuk ikan semi agresif. Jadi, disarankan untuk memberikan mereka banyak tempat persembunyian dan mereka akan cenderung menjaga diri mereka sendiri.


Selain itu, ikan Damselfish juga banyak sekali jenisnya, jadi kamu bisa memilih jenis mana yang cocok untuk di pelihara di akuarium kamu.


16. Green Chromis Termasuk Ikan Hias Air Asin yang Mudah Perawatannya

Ikan green chromis termasuk ikan hias air laut dengan perawatan yang gampang dan punya warna yang unik sehingga menambah kecantikan pada akuarium di rumah.


Ia termasuk ikan yang aktif dan senang berada di habitat yang memiliki bebatuan. Green chromis akan terlihat makin cantik bila berada di akuarium dengan pencahayaan yang baik. Yang paling penting, ikan ini sangat kuat jadi sangat pas untuk pecinta ikan hias air laut pemula.


17. Cardinalfish

Cardinalfish bisa menjadi opsi yang unik dan tersedia dalam berbagai jenis seperti Pajama Cardinal dan Bangaii Cardinal. Ukuran akuarium yang disarankan untuk ikan ini adalah 30 galon. Cardinalfish merupakan ikan penyendiri dan lebih aktif pada malam hari.


Mereka sangat senang bila ada tempat untuk mereka bersembunyi. Maka dari itu, pastikan kamu memberikan tanaman hidup dan batu untuk mereka jelajahi.


18. Bicolor Blenny

Blenny bukan cuma cantik saja, tetapi juga cocok dipelihara oleh para pemula karena mereka sangat tenang.


Mereka menghabiskan waktunya untuk bersembunyi di antara bebatuan dan tanaman, sesekali melihat keluar untuk melihat sekelilingnya.


Cara Perawatan Akuarium Ikan Hias Air Asin untuk Pemula

Memelihara ikan hias air laut di akuarium itu bisa dibilang gampang-gampang susah. Banyak faktor yang perlu diperhatikan, supaya ikan menjadi nyaman berada di akuarium. Berikut yang perlu kamu perhatikan, diantaranya :


1. Memperhatikan temperatur air

Kamu harus sering memperhatikan temperatur air di akuarium, karena ikan hias air asin sangat sensitif kepada perubahan temperatur air. Bila kamu meremehkan maka bisa berakibat ikan hias kamu akan mati. Suhu air yang tepat untuk akuarium ikan hias air asin adalah 23sampai 28 derajat celsius.


Baca Juga: Harga Ikan Hias Air Laut dan Cara Perawatan untuk Pemula


2. Menjaga kondisi pH Penting dalam Memelihara Ikan Hias air Asin

Kamu juga harus sering mengecek derajat keasaman atau Ph. Kamu dapat melakukannya dengan bantuan alat yang bisa kamu beli di toko penjualan ikan.


3. Perhatikan level derajat keasinan

Untuk bisa hidup dengan nyaman, ikan hias air asin membutuhkan air dengan derajat keasinan yang pas. Kamu dapat menghitungnya dengan memakai alat bernama hydrometer atau refraktometer.


4. Bersihkan akuarium dengan teratur

Membersihkan akurium air laut enggak bisa kamu lakukan dengan sembarangan. Kamu sangat disarankan untuk membersihkan sampai airnya terlihat jernih. Ada banyak cara dan langkah tepat dalam membersihkan akuarium air laut.


5. Kaca akuarium harus dibersihkan juga

Bersihkan kaca akuarium pada bagian dalam dan luar memakai lap bersih. Setelah semua sudah terlihat bersih, kamu bisa memasukan air laut yang baru ke dalam akuarium.


 

LihatTutupKomentar

Sponsor Mascota